Musrenbang Desa Simpang Padang, Ketua BPD Soroti Keterbatasan Anggaran Fisik Desa Cuman 200 Juta
BATHIN SOLAPAN — Badan Pemerintah Desa (BPD) menyampaikan harapan agar aspirasi masyarakat Desa Simpang Badang dapat diperjuangkan melalui anggota DPRD Kabupaten Bengkalis. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan rencana pembangunan tahun 2027.
Dalam sambutannya,Rabu (30/9) Darmawansyah (Ucok) menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang hadir, mulai dari Kasi PMD Kecamatan, kepala UPT, RT/RW, lembaga desa, perangkat desa, pendamping desa, hingga seluruh pihak yang mendukung kegiatan pembangunan desa.
Ia mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh peserta bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga Musrenbangdes dapat dilaksanakan. Salawat dan salam juga disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, Musrenbangdes merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki peran penting dalam mengawal serta menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, terutama terkait pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
"Musrenbang ini bertujuan untuk mengawal dan menyampaikan aspirasi serta kebutuhan seluruh masyarakat kita, terutama kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan," ujarnya.
Namun, ia juga menyoroti kondisi anggaran saat ini yang membuat ruang fiskal desa untuk melaksanakan pembangunan fisik menjadi terbatas. Efisiensi anggaran, menurutnya, menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pemerintah desa.
Ia menyebut, anggaran yang dapat digunakan desa untuk kegiatan fisik saat ini sangat terbatas, bahkan diperkirakan hanya sekitar Rp200 juta.
"Kalau tak salah saya, lebih kurang cuma Rp200 juta yang bisa kita keluarkan untuk kegiatan fisik di desa kita ini. Apa yang bisa kita buat? Jangankan dibandingkan untuk satu RW, satu kampung pun tak bisa kita bangun," katanya.
Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan DPRD Kabupaten Bengkalis agar pembangunan di desa tetap dapat berjalan. Secara khusus, ia menyampaikan harapan kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis M. Arsya Fadillah serta anggota DPRD Rahmat yang hadir.
"Kita sangat berharap dan bersandar diri kepada pemimpin Kabupaten Bengkalis, terutama kepada Bapak Wakil Ketua I DPRD kita, Bapak Muhammad Arsya, dan juga sebagai anggota DPRD Bapak Rahmat serta dewan-dewan yang ada di kecamatan," ujarnya.
Ia berharap aspirasi masyarakat desa dapat ditampung dan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran anggota DPRD maupun program pembangunan daerah.
"Kami atas nama BUPD sangat-sangat menyampaikan aspirasi ini kepada bapak dewan kami, supaya aspirasi ini tadi bisa kita sama-sama nikmati," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi perhatian terhadap pembangunan di Desa Simpang Badang. Berdasarkan pemaparan yang disampaikan sebelumnya, disebutkan terdapat sejumlah paket pembangunan untuk tahun 2026 yang masuk ke wilayah tersebut.
"Alhamdulillah luar biasa, banyak paket tahun 2026 ini. Tepuk tangan dulu," ungkapnya, disambut suasana meriah peserta Musrenbangdes.
Menurutnya, perhatian tersebut tidak terlepas dari adanya anggota DPRD yang berdomisili di wilayah Desa Simpang Badang maupun Kecamatan Bengkalis, sehingga aspirasi masyarakat dapat lebih mudah disampaikan dan diperjuangkan.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan para wakil rakyat.
"Kalau tak ada anggota dewan di lingkungan tempat tinggal kita, insyaallah sama-sama kita berdoa saja. Tapi alhamdulillah kami yakin," tuturnya.
Menutup sambutannya, ia kembali mengajak seluruh masyarakat Desa Simpang Badang, pemerintah desa, serta anggota DPRD untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan desa.
"Kami sangat berharap, khusus di Desa Simpang Badang ini, kepada bapak-bapak anggota DPRD, mari sama-sama kita bekerja sama, bahu-membahu untuk membangun desa kita ini," pungkasnya.












