Teks foto : Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy, Ajak PAC Pemuda Pancasila Bersinergi dan Jadi Pengayom Masyarakat
BATHIN SOLAPAN – Camat Bathin Solapan mengucapkan selamat kepada Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan yang baru dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghidupkan kembali semangat organisasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan.
Hal itu disampaikannya Camat, Muhammad Rusydy,MR.S.STP.M.Si saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan. Sabtu (26/9/26) di aula lantai II kantor Camat.
Menurutnya, terpilihnya ketua baru merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi yang telah dilalui melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam).
“Selamat dan tahniah kepada Ketua PAC Kecamatan Bathin Solapan yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Kita sama-sama menyaksikan bagaimana proses demokrasi melalui Muscam di tingkat kecamatan telah dilalui hingga terpilih ketua PAC yang baru,” ujarnya.
Camat mengatakan, keberadaan PAC Pemuda Pancasila diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah kecamatan dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan.
Ia bahkan mengibaratkan Kantor Camat Bathin Solapan sebagai rumah bersama bagi PAC Pemuda Pancasila.
“Karena ketua PAC lahir di sini, anggaplah kantor kecamatan ini sebagai rumah PAC Kecamatan Bathin Solapan. Apabila kecamatan menghadapi kesulitan di lapangan, mari kita sama-sama bergerak,” katanya.
Ia menekankan pentingnya pendekatan kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tidak cukup hanya hadir dengan atribut dan seragam, tetapi harus mampu mengayomi, merangkul dan mengajak masyarakat bersama-sama mendukung program pemerintah.
“Bukan hanya kita datang memakai baju seragam loreng, tetapi bagaimana kita bisa mengayomi dan mengajak masyarakat bersama-sama dengan pemerintah kecamatan untuk menyukseskan program-program Kabupaten Bengkalis,” tegasnya.
Camat juga berharap PAC Pemuda Pancasila dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga ketertiban dan menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan, kepengurusan baru harus mampu mengayomi seluruh anggota. Menurutnya, kekompakan internal menjadi salah satu kunci keberhasilan organisasi.
“Ketua harus bisa mengayomi dan menjaga kebersamaan anggotanya terlebih dahulu. Kalau tidak bisa mengayomi dan mempersamakan anggotanya, organisasi akan sulit berjalan,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran PAC dan ranting mematuhi garis komando organisasi sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pimpinan di tingkat atas.
“Apabila di atas telah memberikan arahan dan aturan yang jelas, itu harus sama-sama kita taati dan jalankan di lapangan. Jangan sampai organisasi yang besar ini menjadi rapuh karena tidak adanya satu garis komando,” katanya.
Camat berharap kepengurusan baru dapat membangkitkan kembali kegiatan Pemuda Pancasila di Kecamatan Bathin Solapan. Ia menyebut, aktivitas organisasi sempat mengalami penurunan setelah pimpinan PAC sebelumnya meninggal dunia.
“Karena almarhum telah mendahului kita, kegiatan Pemuda Pancasila sedikit mengalami mati suri. Kami berharap dengan kepengurusan baru ini organisasi bisa lahir dan bergerak kembali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Camat mengajak Pemuda Pancasila menjadi garda terdepan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui semangat gotong royong.
Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran yang terjadi di berbagai daerah menjadi momentum untuk kembali menguatkan swadaya dan gotong royong masyarakat.
“Yang bisa kita andalkan adalah bagaimana kita bersama-sama berswadaya dan bergotong royong. Semangat gotong royong ini sudah mulai pudar dan insyaallah harus kita rajut kembali,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat juga mengajak PAC Pemuda Pancasila ikut mendukung upaya pemerintah dalam memberantas penyakit masyarakat, termasuk aktivitas yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga.
Ia meminta organisasi tersebut tidak justru menjadi pelindung atau backing bagi kegiatan yang bertentangan dengan aturan.
“Kalau Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan sepakat dengan agenda kami untuk membersihkan penyakit masyarakat, mari kita lakukan bersama. Jangan sampai organisasi justru menjadi backing di balik penyakit masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, dukungan organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan karena pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam melakukan pengawasan di lapangan.
Ia juga menyinggung pentingnya mengubah stigma negatif terhadap organisasi Pemuda Pancasila.
“Amanah ketua yang baru ini sungguh sangat berat, salah satunya mengubah stigma masyarakat yang mungkin selama ini menganggap Pemuda Pancasila identik dengan premanisme atau kerusuhan. Tolong dibalikkan stigma itu dengan menciptakan kedamaian,” katanya.
Ia berharap PAC Pemuda Pancasila dapat menjadi wadah bagi pemuda dan masyarakat untuk berkumpul serta menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Kalau masyarakat mengadukan keluh kesah kepada Ketua PAC, silakan laporkan kepada kami. Kita bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada di Kecamatan Bathin Solapan. Selagi untuk kemaslahatan masyarakat, kami siap turun,” tuturnya.
Camat juga mengapresiasi keberagaman dalam kepengurusan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk kepala desa, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.
Menurutnya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk menyatukan visi dan membangun organisasi yang solid.
“Memang menyatukan visi dan misi itu tidak mudah, tetapi bagaimana garis komando harus ditegakkan. Apabila ketua telah memberikan arahan, mari kita tinggalkan embel-embel lain demi kelancaran organisasi,” katanya.
Di akhir sambutannya, Camat kembali mengucapkan selamat kepada Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bathin Solapan yang baru. Ia berharap ketua tidak sekadar menjadi simbol organisasi, tetapi benar-benar mampu menjalankan fungsi kepemimpinan dan mengayomi seluruh anggota.
“Kami berharap keberadaan ketua bukan hanya sebagai ketua di atas kertas atau pajangan, tetapi menjadi ketua yang benar-benar mampu mengayomi seluruh anggotanya,” pungkasnya.
Laporan Sutarno.












