Musrenbang Desa Pematang Obo 2026,Ketua BPD Minta Warga Jaga Kekompakan dan Awasi Pembangunan
PEMATANG OBO, RIAU — Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pematang Obo, Saferi Barus, mengajak masyarakat, Ketua RT dan RW serta seluruh unsur kelembagaan desa menjaga kekompakan dan bersama-sama mengawasi pelaksanaan pembangunan di Desa Pematang Obo.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Pematang Obo tahun 2026 untuk penyusunan rencana pembangunan tahun 2027, Kamis (1/10).
Dalam sambutannya, Saferi meminta para Ketua RT dan RW tidak ragu menyampaikan kepada pemerintah desa maupun BPD apabila terdapat pekerjaan pembangunan di wilayah mereka yang tidak melibatkan masyarakat setempat.
“Bila ada pembangunan di wilayah kita, kalau pengurusnya tidak mau menempatkan satu saja warga kita untuk bekerja di situ, kiranya sampaikan kepada kami. Biar nanti kami yang menyampaikan kepada beliau-beliau itu,” ujarnya.
Menurut Saferi, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan penting agar warga memiliki rasa tanggung jawab dan ikut menjaga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.
Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan. Apabila terjadi kerusakan, masyarakat setempat merupakan pihak yang pertama merasakan dampaknya. Karena itu, pengawasan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Kalau jalan itu rusak, warga yang menikmati, bukan jalan saya. Tapi kalau Bapak-Ibu menyampaikan kepada saya, saya merasa terpanggil untuk mengoreksi pekerjaan yang dikerjakan teman-teman kita,” katanya.
Saferi juga mengajak seluruh unsur pemerintahan dan kelembagaan desa, mulai dari RT, RW, BPD, LKMD hingga unsur lainnya, membangun kerja sama yang baik demi kemajuan desa.
“Desa ini desa kita, bukan desa orang lain. Kalau bukan kita yang memperbaiki, kalau bukan kita yang bersaudara di dalam, siapa lagi? Tidak mungkin kita harapkan dari luar sana,” tegasnya.
Ia turut mengajak masyarakat menjaga kekompakan dengan anggota DPRD yang berasal dari wilayah Pematang Obo. Menurutnya, keberadaan wakil rakyat dari daerah sendiri merupakan kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan desa.
Saferi mengingatkan agar kepentingan pribadi tidak menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat.
“Jangan kita hanya mengedepankan diri kita sendiri. Mari dari sini ke depan kita tunjukkan kebersamaan, bahwasanya masyarakat Desa Pematang Obo bisa bersatu dan bisa kompak. Jangan kita mau terpecah belah karena uang seratus ribu,” ujarnya.
Ia menyebut Desa Pematang Obo memiliki keberagaman suku dan agama. Menurutnya, keberagaman tersebut seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun desa secara bersama-sama.
“Kita tunjukkan kebersamaan kita. Saya yakin warga Desa Pematang Obo kita bisa bersatu,” katanya.
Dorong Perhatian terhadap Pendidikan
Selain pembangunan infrastruktur, Saferi juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan baik antara masyarakat dengan lembaga pendidikan yang ada di Desa Pematang Obo, mulai dari tingkat SD hingga SMP.
Ia mengajak para orang tua dan masyarakat memberikan dukungan kepada pihak sekolah agar proses pendidikan anak-anak dapat berjalan dengan baik.
“Bagaimana silaturahmi kita dengan sekolah SD, SMP? Biar nanti anak-anak kita bisa menjadi anak-anak yang pintar ke depannya,” ujarnya.
Saferi juga mengingatkan masyarakat agar persoalan kecil di lingkungan sekolah tidak langsung dibesar-besarkan karena dapat mengganggu proses belajar mengajar dan memengaruhi keberanian guru dalam menjalankan tugas.
“Kalau sedikit orang tua langsung heboh, Pak Guru ini mau jadi apa? Dia tidak akan berani. Tapi mari kita dukung sekolah-sekolah kita yang ada di Pematang Obo karena itu adalah aset kita, satu kebanggaan bagi kita,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapan agar Desa Pematang Obo ke depan dapat memiliki fasilitas pendidikan tingkat SMA.
Ia menyebut sebelumnya telah ada pembicaraan dari anggota DPRD mengenai kemungkinan hadirnya SMA di wilayah tersebut. Karena itu, masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan sarana pendidikan, termasuk menjaga keberadaan dan kualitas SD maupun SMP yang telah ada.
Harapkan Bantuan Pertanian Direalisasikan
Saferi juga menyinggung bantuan untuk sektor pertanian yang disampaikan dalam kegiatan Musrenbang. Ia berharap setiap bantuan yang telah dijanjikan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kalau bisa janji hari ini, janji yang bisa ditepati,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Saferi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendukung pelaksanaan Musrenbang Desa Pematang Obo.
“Untuk itu saya atas nama BPD Desa Pematang Obo mengucapkan terima kasih untuk kita semua. Salam selamat pagi untuk kita semua,” tutupnya.












