JAGA GAMBUT DAN MANGROVE, PEMKAB BENGKALIS DORONG RUMAH RUNDING RESTORASI TANJUNG LEBAN JADI PUSAT EDUKASI LINGKUNGAN
BENGKALIS — Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut dan mangrove sebagai bagian penting dari upaya perlindungan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Hj Kasmarni,Rabu (30/9) di hadapan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, dengan menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kawasan gambut dan mangrove di Kabupaten Bengkalis.
Salah satu kawasan yang terus didorong untuk dikembangkan adalah Rumah Runding Restorasi Tanjung Leban. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi, tetapi juga berkembang sebagai ruang edukasi dan kolaborasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk memperkuat fungsi kawasan tersebut. Di antaranya pembangunan gerbang, akses jalan serta fasilitas lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan manfaat kawasan bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari simbol pelestarian mangrove, dua pohon di kawasan Rumah Runding Restorasi Tanjung Leban juga akan dijadikan ikon pelestarian mangrove.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ekosistem pesisir, khususnya mangrove dan gambut, yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Menjaga kelestarian alam, pada akhirnya, bukan hanya untuk kepentingan saat ini. Upaya tersebut merupakan investasi lingkungan untuk memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati ekosistem yang sehat dan lestari."tutup Bupati.












