Bupati Kasmarni Lantik 3 Pejabat Eselon II dan 38 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas
BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP., melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Ruang Dang Merdu Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (14/9/2026).
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 38 pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional dengan tugas tambahan resmi mendapat amanah untuk menduduki jabatan baru.
Untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Dr. H. Aready, SE., M.Si. dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis.
Selanjutnya, Ed Efendi, SH., MH. dipercaya sebagai Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, sedangkan Hadi Prasetyo, ST., M.Si. dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.
Pada jenjang jabatan Administrator,Bupati melantik Imran, ST., M.Si. sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan; Tuti Andayani, SE., M.Ak. sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah; Jumiharto, SH. sebagai Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPP; serta Tri Aprilistari, SH. sebagai Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur, Penghargaan dan Pemberhentian BKPP.
Kemudian Mohammad Safrizal, ST., M.Cs. sebagai Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Munira, SE.Sy., M.Si. sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, sejumlah pejabat Pengawas yang dilantik di antaranya Yana Melia, SH. sebagai Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kecamatan Mandau; Joko Hendri Sukmana, S.I.P. sebagai Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan; Hazazi Akbar, S.Kom. sebagai Lurah Babussalam Kecamatan Mandau; Zulkifli, SH. sebagai Sekretaris Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau; Jernita Simanullang, S.A.P. sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Air Jamban; serta Desriyanti, SH. sebagai Sekretaris Kelurahan Balik Alam Kecamatan Mandau.
Selain itu, turut dilantik sejumlah pejabat pada perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, UPTD, bidang perbendaharaan, pertanian, perkebunan, sosial, lingkungan hidup, perdagangan dan perindustrian, serta sejumlah jabatan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni juga menetapkan dr. T. Agusta Meisal sebagai Dokter Ahli Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas Meskom Kecamatan Bengkalis pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
Sejumlah pejabat fungsional lainnya juga ditetapkan, di antaranya dr. Fernando, Sp.A. sebagai Dokter Ahli Utama pada RSUD Bengkalis, Iswani Asra, Am.Keb., SKM. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada UPT Puskesmas Pematang Pudu, serta Ns. Mutiara Pertiwi, S.Kep. sebagai Administrator Kesehatan Ahli Madya pada RSUD Bengkalis.
Berbasis Kompetensi
Dalam sambutannya,Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan bagian dari komitmen untuk membangun pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada kinerja nyata.
Menurutnya, penataan birokrasi dilakukan melalui proses evaluasi kinerja dan uji kompetensi atau fit and proper test. Penempatan pejabat didasarkan pada rekam jejak, kompetensi, serta kebutuhan organisasi dengan prinsip the right man on the right place.
"Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab. Semakin besar kewenangan, semakin kuat tuntutan untuk menghadirkan kinerja, integritas, dan keteladanan," ujar Kasmarni.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik meninggalkan budaya kerja yang hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi atau sekadar menggugurkan kewajiban.
Bupati menegaskan, keberhasilan seorang pejabat tidak semata-mata diukur dari tebalnya laporan maupun besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa besar dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Ada tiga indikator utama yang ditekankan, yakni penyelesaian masalah, kecepatan pelayanan, dan hasil yang terukur.
"Seberapa banyak persoalan warga yang teratasi. Seberapa cepat perbaikan dan inovasi layanan publik diterapkan. Setiap program harus memiliki output, outcome, serta impact yang jelas dan bermanfaat," tegasnya.
Menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan ruang fiskal, perkembangan teknologi hingga masyarakat yang semakin kritis, Kasmarni meminta birokrasi Kabupaten Bengkalis tidak kaku dan tidak terjebak dalam zona nyaman rutinitas.
Birokrasi, katanya, harus mampu bekerja lebih cepat, responsif dan adaptif terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Di samping kompetensi dan inovasi, Kasmarni juga mengingatkan seluruh pejabat untuk menjaga integritas dan etika kepemimpinan dalam menjalankan amanah.
"Jabatan adalah amanah. Karena itu, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan keteladanan," pesannya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH., Kepala BKPP Djamaluddin, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Pasi Intel Kodim 0303 Bengkalis Lettu Inf. Agus Dani, Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis H. Khaidir, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan tamu undangan lainnya.












