Teks foto : Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy, Saat Melantik Pj Kades Simpang Padang,Tekankan Kolaborasi dan Tenaga Kerja Lokal
BATHIN SOLAPAN – Atas nama Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP., Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, MR., S.STP., M.Si., melantik dan mengambil sumpah Penjabat (Pj) Kepala Desa Simpang Padang, Suryati, S.Sos., M.Si., Kamis (17/9/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Lantai II Kantor Camat Bathin Solapan tersebut turut dihadiri Sekcam Bathin Solapan Desy Susanty, S.H., para Kasi dan Kasubag Pemerintahan Kecamatan Bathin Solapan, Kepala KUA Bathin Solapan H. Surianto, Kapolsek Mandau, Danramil 03 Mandau, para kepala desa se-Kecamatan Bathin Solapan, BPD, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Muhammad Rusydy mengucapkan selamat kepada Suryati yang telah dipercaya mengemban amanah sebagai Pj Kepala Desa Simpang Padang. Ia berharap tugas tersebut dapat dijalankan secara maksimal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
«“Kami selaku Camat mewakili Bupati Bengkalis mengucapkan selamat kepada Ibu Pj Kepala Desa Simpang Padang. Kami berharap ke depan dapat bekerja dengan maksimal, sesuai peraturan perundang-undangan dan tentunya bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.»
Rusydy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pj Kepala Desa Simpang Padang sebelumnya, Muhammad Nazrin, atas pengabdian dan berbagai hal yang telah dilakukan selama menjalankan tugas.
Ia berharap berbagai program dan hal-hal positif yang telah dibangun selama kepemimpinan sebelumnya dapat terus dilanjutkan oleh Pj kepala desa yang baru, sehingga pembangunan serta kebersamaan masyarakat Desa Simpang Padang tetap berjalan dengan baik.
«“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pj Kepala Desa sebelumnya, Bapak Muhammad Nazrin. Apa yang telah dilakukan dan diberikan selama ini mudah-mudahan menjadi amal ibadah dan dapat dilanjutkan dengan baik oleh Ibu Pj Kepala Desa yang baru,” katanya.»
"Dorong Kolaborasi dan Hindari Membandingkan Kepemimpinan"
Lebih lanjut, Rusydy mengajak BPD, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan kepada Pj kepala desa yang baru. Ia menekankan pentingnya membangun kerja sama dan tidak membanding-bandingkan gaya kepemimpinan pejabat sebelumnya dengan pejabat yang baru.
«“Jangan pernah membanding-bandingkan kinerja kepala desa, karena masing-masing mempunyai tipikal dan caranya sendiri. Yang penting tujuan utamanya bagaimana kesejahteraan masyarakat bisa kita capai dengan bergandengan tangan,” tegasnya.»
Dalam kesempatan tersebut, Rusydy juga mengingatkan jajaran pemerintahan desa agar bijak menggunakan media sosial di tengah perkembangan era digitalisasi.
Menurutnya, media sosial dapat dimanfaatkan secara positif sebagai sarana dokumentasi sekaligus penyampaian informasi mengenai berbagai kegiatan pembangunan kepada masyarakat. Namun, penggunaannya harus tetap dilakukan secara bijaksana agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
«“Segala kegiatan yang kita laksanakan bersama stakeholder di desa bisa menjadi bahan dokumentasi agar seluruh lapisan masyarakat mengetahuinya. Tinggal bagaimana kita bijaksana dalam menggunakan media sosial,” jelasnya.»
Rusydy juga meminta Pj Kepala Desa Simpang Padang segera melaksanakan serah terima jabatan dengan pejabat sebelumnya. Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai bagian awal dalam melanjutkan tugas dan tanggung jawab pemerintahan desa.
"Pengalaman di Disnaker Diharapkan Buka Akses Kerja bagi Anak Tempatan"
Camat Bathin Solapan turut menyoroti pengalaman Suryati yang sebelumnya bertugas di Dinas Tenaga Kerja. Ia berharap pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Simpang Padang, terutama dalam membuka akses dan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.
«“Dengan pengalaman Ibu di Dinas Tenaga Kerja, kami berharap hal tersebut bisa tertular di Desa Simpang Padang. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bagaimana anak tempatan atau anak-anak kita bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang ada di Kecamatan Bathin Solapan,” ungkapnya.»
Rusydy menilai persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, khususnya dalam mendorong agar keberadaan perusahaan di wilayah Kecamatan Bathin Solapan turut memberikan peluang bagi masyarakat setempat.
"Ingatkan Kewaspadaan Karhutla"
Selain pembangunan dan persoalan ketenagakerjaan, Rusydy juga mengingatkan seluruh pihak terhadap kondisi cuaca panas dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menyebut Kecamatan Bathin Solapan hingga saat ini masih berada dalam kondisi zero hotspot. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dipertahankan melalui kewaspadaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
«“Kita masih musim kemarau, cuaca panas dan masih ada kabut asap. Alhamdulillah sampai detik ini Kecamatan Bathin Solapan zero titik hotspot ataupun titik panas. Ini harus kita jaga,” ujarnya.»
Rusydy meminta posko-posko penanggulangan karhutla yang telah dibentuk di desa tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar difungsikan, terutama di wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
Ia juga mengajak kepala desa, BPD, perangkat desa, dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu aktivitas pembakaran sampah maupun kelalaian lainnya.
«“Jangan hanya sebatas posko saja, tetapi betul-betul difungsikan, terutama di daerah-daerah rawan. Kita harus bersama-sama mengawasi dan bekerja sama,” pungkasnya.»



















