Bukan Sekadar Jargon,Wabup Labuhanbatu Tegaskan 10 Program PKK Harus Jadi Kerja Nyata
Labuhanbatu, Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, bersama Ketua TP-PKK Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menyambut hangat kedatangan Tim Monitoring PKK Provinsi Sumatera Utara pada Jumat (12/6/2026). Kehadiran tim provinsi ini dalam rangka monitoring pelaksanaan lomba IVA Test PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Camat Pangkatan.
Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopincam, Kadis Dupcapil, Plt, BP2KB, Kominfo, Dinkes, Dinas Hampang, Disperindag, jajaran pengurus PKK dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan, Camat Pangkatan, Camat Bilah Hilir, APDESI, Kapus, serta seluruh kepala desa dan kepala dusun se-Kecamatan Pangkatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Jamri menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras seluruh kader PKK. Ia menegaskan bahwa PKK memiliki peran yang sangat krusial dalam menyukseskan program pemerintah karena menyentuh unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.
"10 Program Pokok PKK bukan sekadar jargon, melainkan kerja nyata yang harus diimplementasikan di tengah masyarakat. Mulai dari penghayatan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, hingga perencanaan sehat," ujar Wabup tegas.
Wabup juga berpesan agar momentum lomba ini tidak dijadikan program instan demi mengejar status juara semata. Fokus utama harus tetap pada peningkatan kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan.
"Mau menang atau tidak, setiap desa dan kelurahan yang sudah bergerak nyata untuk mensejahterakan warganya adalah pemenang yang sesungguhnya," tambahnya.
Guna memastikan program berjalan optimal, H. Jamri menginstruksikan Camat Pangkatan, kepala desa, kepala dusun, hingga Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) untuk memberikan dukungan penuh kepada kader PKK. Menurutnya, gerakan PKK tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya sinergi dan perhatian dari jajaran pemerintahan di tingkat bawah.
Di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal 10 Program Pokok PKK di 98 desa dan kelurahan yang ada di Labuhanbatu.
Untuk monitoring kali ini, TP-PKK Kabupaten Labuhanbatu memfokuskan penilaian pada 5 desa dan kelurahan unggulan yang mewakili 5 kategori lomba berbeda, yaitu :
Desa Tebing Linggahara (Kecamatan Bilah Barat): Pelaksana kegiatan Lomba Tertib Administrasi PKK. Desa Sei Sentosa (Kecamatan Panai Hulu): Pelaksana Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR). Kelurahan Bakaran Batu (Kecamatan Rantau Selatan): Pelaksana kegiatan Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Desa N-4 Aek Nabara (Kecamatan Bilah Hulu): Pelaksana kegiatan Lomba Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (HATINYA) PKK. Dan Kecamatan Pangkatan: Pelaksana kegiatan Lomba IVA Test.
Sementara itu, mewakili Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara, Murni Sari M.Kes., menjelaskan bahwa tahapan monitoring ini sangat krusial karena menentukan daerah yang berhak melaju ke tahap evaluasi berikutnya. Dari proses ini, tim provinsi akan menyaring 6 besar untuk kategori kabupaten dan 3 besar untuk kategori kota.
Murni Sari juga mengingatkan seluruh pengurus PKK di tingkat daerah untuk mulai tertib menggunakan teknologi dalam pelaporan operasional mereka.
"Kami menghimbau seluruh tim PKK kabupaten dan kota untuk aktif menginput dan mengunggah laporan kegiatan secara berkala di aplikasi Sipanda. Hal ini menjadi salah satu indikator penilaian utama untuk menentukan siapa yang layak masuk ke babak evaluasi hingga meraih gelar juara," tutupnya.












