Teks foto : Saat Musrenbang Talang Mandi Bahas 121 Usulan Pembangunan Tahun 2028, Sekcam Mandau Tekankan Pentingnya Aspirasi Masyarakat
MANDAU – Pemerintah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk penyusunan rencana pembangunan tahun anggaran 2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Lurah Talang Mandi, Jumat (9/10/2026), dengan menghasilkan sebanyak 121 usulan pembangunan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama serta sambutan dari Lurah Talang Mandi dan perwakilan Camat Mandau.
Dalam sambutannya, Lurah Talang Mandi, Rido Yudha Pratama, T,S.STP.M.Si, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan serta mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Selanjutnya, sambutan Camat Mandau disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mandau, Rio Sentosa,S.STP.M.Si, dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung, Bupati Bengkalis tetap berkomitmen untuk tidak melakukan pemotongan honorarium bagi Ketua RT dan RW.
Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran berdampak terhadap terbatasnya pelaksanaan pembangunan di sejumlah wilayah selama 2025–2026. Meski demikian, kondisi tersebut diharapkan dapat segera membaik melalui berbagai kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sekcam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada para pemimpin, mulai dari Presiden hingga Bupati Bengkalis, agar berbagai persoalan yang dihadapi dapat segera diselesaikan demi kepentingan masyarakat luas.
Terkait pelaksanaan Musrenbang, Rio mengimbau masyarakat agar tetap menyampaikan usulan pembangunan, termasuk usulan yang belum terealisasi pada tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, usulan yang disampaikan secara berkelanjutan akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan skala prioritas pembangunan, dengan tetap memperhatikan kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.
“Jangan ragu untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Usulan yang disampaikan melalui Musrenbang akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah,” demikian pesan yang disampaikan dalam forum tersebut.
Ia menambahkan, aspirasi masyarakat tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga dapat mencakup sektor kesehatan, pendidikan, sosial, serta berbagai bidang pelayanan publik lainnya.
Musrenbang, lanjutnya, merupakan wadah komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan, membahas persoalan di lingkungan warga, serta merumuskan usulan pembangunan sesuai prioritas dan kewenangan pemerintah.
Melalui forum tersebut, diharapkan 121 usulan yang disampaikan masyarakat Kelurahan Talang Mandi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Bengkalis untuk tahun anggaran 2028.
Dalam kegiatan itu, sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) terkait di Kecamatan Mandau turut menyampaikan program-program unggulan dari masing-masing sektor. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian masukan, saran, serta usulan dari para peserta yang hadir.
Musrenbang tersebut dihadiri Sekcam Mandau Rio, kepala UPT terkait se-Kecamatan Mandau,sekretaris kelurahan,Erni Wahyuni,SAP, Kasi PMD,kelompok Jabatan Pungsional, Betty Siahaan,SP,Seksi Tata Pemerintahaan, Ultra Gemilang Sakti,SE, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Sosial dan Budaya, Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum,ketua RT dan RW se-Kelurahan Talang Mandi, serta sejumlah undangan lainnya.
Di akhir sambutannya, Sekcam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan. Melalui forum tersebut, kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara langsung untuk selanjutnya dipertimbangkan dalam penyusunan program pembangunan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah













