Teks foto : Saat Musrenbang Desa Bumbung,Wakil Ketua I DPRD,M.Arsya Fadillah,Komit Perjuangkan Pembangunan Ruang Kelas SMPN 5 Bathin Solapan 2027
BATHIN SOLAPAN — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis, M. Arsya Fadillah, S.IP., menegaskan komitmennya memperjuangkan pembangunan ruang kelas di SMP Negeri 5 Bathin Solapan agar dapat direalisasikan pada 2027 mendatang.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan,Selasa (6/10/2026).Dalam kesempatan tersebut, Arsya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.
Ia menegaskan bahwa dirinya merupakan pelayan masyarakat dan akan terus berupaya memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
"Saya ini adalah pelayan bapak dan ibu. Maka dari itu, saya sangat signifikan dengan ruang belajar SMP Negeri 5 Bathin Solapan ini menjadi atensi khusus bagi saya," ujarnya.
Menurut Arsya, kebutuhan penambahan ruang kelas di SMP Negeri 5 Bathin Solapan merupakan salah satu usulan yang perlu mendapat perhatian serius. Dari usulan pembangunan sebanyak 16 ruang kelas, ia berharap pembangunan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
"Bagaimana penambahan 16 kelas, tidak dapat 16, tiga pun jadilah. Saya berharap staf ahli saya catat, usulan di SMP Negeri 5 Bathin Solapan ini menjadi atensi khusus bagi saya," tegasnya.
Ia mengatakan, usulan tersebut selanjutnya akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
"Bagaimana saya bisa mengarahkan ketika rapat anggaran bersama OPD-OPD terkait, khususnya OPD Dinas Pendidikan, bagaimana bisa secepatnya direalisasikan pembangunan ini," katanya.
Arsya juga menyadari kondisi efisiensi anggaran yang terjadi saat ini tidak hanya berdampak di Kabupaten Bengkalis, tetapi juga dirasakan oleh berbagai daerah di Indonesia.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan bersama-sama mendoakan agar kondisi keuangan negara segera membaik, sehingga berbagai program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat direalisasikan.
Dalam kesempatan tersebut, Arsya juga menegaskan tidak ingin memberikan janji berlebihan kepada masyarakat. Dari sekitar 16 usulan program yang disampaikan dalam Musrenbang Desa Bumbung, menurutnya tidak harus seluruhnya terealisasi dalam waktu bersamaan.
"Kalau tidak dapat 16, tiga pun jadilah. Tapi yang perlu saya ingatkan, apa yang saya bangun itu harus kita ingat bersama," ujarnya.
Ia menambahkan, seorang pemimpin harus siap menerima berbagai kritik dan masukan dari masyarakat, baik kritik yang membangun maupun kritik yang kurang baik. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari proses dalam menjalankan amanah dan mewujudkan pembangunan.
"Kalau ada kritikan, baik kritikan yang baik saya terima, kritikan yang tidak baik pun saya terima. Kenapa? Karena kita seorang pemimpin harus menerima," katanya.
Lebih lanjut, Arsya berharap pembangunan ruang kelas SMP Negeri 5 Bathin Solapan dapat mulai diwujudkan pada 2027 mendatang.
"Insyaallah kalau memungkinkan, 2027 nantinya pembangunan kelas SMP Negeri 5 Bathin Solapan ini akan terwujud," tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Arsya kembali mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Bumbung atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menyampaikan sambutan terdapat perkataan yang kurang berkenan.
(Kabar Lintas Riau)












