Teks foto : Saat Musrenbangdes Air Kulim 2027-2028 Resmi Dibuka,Camat Ajak Warga Tetap Semangat Usulkan Program di Tengah Efisiensi Anggaran
BATHIN SOLAPAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Desa Air Kulim untuk Tahun Anggaran 2027-2028 resmi dibuka oleh Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy, M.R., S.STP., M.Si.,Senin (28/9/2026) di Aula Desa Air Kulim.
Dalam sambutannya,Camat Bathin Solapan mengajak seluruh masyarakat tetap aktif menyampaikan usulan pembangunan, meskipun kondisi keuangan daerah saat ini tengah menghadapi efisiensi anggaran.
Menurutnya,Musrenbangdes merupakan agenda tahunan yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari tingkat RT/RW hingga dusun. Selanjutnya, seluruh usulan tersebut dibahas dan disusun berdasarkan skala prioritas pembangunan desa.
Ia meminta masyarakat tidak kehilangan semangat meskipun tidak seluruh usulan yang disampaikan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Jangan patah semangat dan jangan menghilangkan semangat untuk menyampaikan usulan-usulan kita. Apa yang menjadi usulan Bapak dan Ibu, walaupun mungkin pesimis, tetap dicantumkan dalam Musrenbangdes. Insya Allah, peluang untuk terealisasi tetap ada,” ujarnya.
Muhammad Rusydy juga mengingatkan bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini turut berdampak terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan di daerah, termasuk Kabupaten Bengkalis.
Ia menjelaskan, Kabupaten Bengkalis selama ini memiliki ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi. Ketika terjadi pengurangan atau penyesuaian dana dari pemerintah pusat, kondisi tersebut secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan daerah dalam membiayai berbagai kegiatan pembangunan.
“Dalam keadaan sesulit apa pun kita harus giat menggali potensi yang ada, baik di desa, kecamatan maupun kabupaten untuk meningkatkan PAD. Dengan begitu, PAD bisa menjadi salah satu penopang dalam menghadapi kondisi efisiensi yang terjadi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pemerintah desa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung kepada kepala desa, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh masyarakat.
“Mari kita bersama-sama membangun desa yang sama-sama kita cintai ini melalui kontribusi kita, baik kontribusi pemikiran, suara, gotong royong maupun kontribusi nyata untuk perkembangan Desa Air Kulim,” ajaknya.
Ia berharap, meskipun berada dalam kondisi anggaran yang terbatas, Desa Air Kulim tetap mampu berkembang dan menggali berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Muhammad Rusydy menegaskan bahwa hasil Musrenbangdes tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, pertanian dan perkebunan juga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan usulan pembangunan.
“Memang tujuan kita ingin mendapatkan infrastruktur karena kebutuhan anggarannya cukup besar. Tetapi di balik itu semua ada program-program pemberdayaan, pendidikan, pertanian dan perkebunan yang juga bisa kita dapatkan untuk perkembangan Desa Air Kulim,” jelasnya.
Ia juga meminta agar seluruh usulan yang disampaikan masyarakat dapat diverifikasi dan disusun dengan baik guna menghindari adanya program yang sama atau usulan ganda.
Menurutnya, pendataan yang akurat sangat penting agar setiap program dapat tercatat dengan baik dan memiliki peluang untuk diakomodasi dalam perencanaan pembangunan.
Pada akhir sambutannya, Camat Bathin Solapan kembali mengajak seluruh perangkat desa, BPD, RT/RW serta masyarakat untuk tetap optimistis dan menjadi contoh dalam menghadapi kondisi efisiensi anggaran.
“Kalau kita semangat, apalagi masyarakat kita. Kita harus memberikan contoh dan menjadi panutan agar masyarakat, RT dan RW tetap semangat bersama-sama menjalankan roda pemerintahan dengan baik,” ujarnya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musrenbangdes Desa Air Kulim Tahun 2027 secara resmi dinyatakan dibuka.












