Direktur dr.M.Yusuf : Turnamen Mini Soccer Mutia Sari Cup Unity III Pererat Silaturahmi Antar Perusahaan di Kabupaten Bengkalis
DURI – Rumah Sakit Umum (RSU) Mutiya Sari kembali menggelar turnamen olahraga Mudiasari Cup Unity III sebagai wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarperusahaan di Kabupaten Bengkalis, khususnya perusahaan migas, nonmigas, BUMN, maupun perusahaan swasta.
Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, kegiatan yang sebelumnya digelar dalam bentuk turnamen futsal tersebut kini dikembangkan menjadi turnamen mini soccer dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta.
Hal itu disampaikan Direktur RSU Mutiya Sari, dr. M. Yusuf, saat memberikan sambutan pada pembukaan turnamen, Sabtu malam (12/9/2026).
Dalam sambutannya, dr. M. Yusuf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Mudiasari Cup Unity III.
Apresiasi juga disampaikan kepada para pendahulu RSU Mutiya Sari, jajaran direktur rumah sakit di lingkungan Mutiya Hospital Group, Camat Mandau, Lurah Air Jamban, para pimpinan perusahaan, tokoh masyarakat, dokter, manajer, panitia, serta seluruh karyawan dan karyawati RSU Mutiya Sari.
Menurut dr. M. Yusuf, turnamen tersebut pertama kali dilaksanakan pada 2024. Gagasan awal kegiatan dicetuskan oleh Dr. Abdul Robby Azhari, MARS, yang saat itu merupakan bagian dari jajaran pimpinan RSU Mutiya Sari.
«“Turnamen ini sudah tiga kali dilaksanakan. Yang pertama pada tahun 2024. Jadi pencetus turnamen ini adalah Dr. Robby. Terima kasih kepada Dr. Robby,” ujar dr. M. Yusuf.»
Ia menegaskan, turnamen tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan dari berbagai perusahaan.
Menurutnya, para pekerja perusahaan memiliki kesibukan yang cukup tinggi dengan berbagai aktivitas pekerjaan, termasuk sistem kerja shift. Karena itu, olahraga dapat menjadi sarana untuk mempertemukan para pekerja dalam suasana santai, sehat, dan penuh kebersamaan.
«“Kawan-kawan ini sibuk mencari uang, bekerja siang malam, shift dan segala macam. Latihan memang ada, karena kawan-kawan perusahaan sering latihan mini soccer dan futsal. Kali ini Mutiya Sari memberikan wadah itu,” katanya.»
Ia menjelaskan, selama dua tahun sebelumnya turnamen dilaksanakan dalam bentuk futsal. Memasuki tahun ketiga, konsep kegiatan dikembangkan menjadi mini soccer dengan skala yang lebih besar.
«“Sudah tiga tahun berturut-turut kita lakukan. Dua tahun ke belakang turnamen futsal, dan alhamdulillah tahun ini kita adakan lagi yang lebih besar, yaitu turnamen mini soccer dengan hadiah yang sangat luar biasa,” lanjutnya.»
Dalam kesempatan tersebut, pihak RSU Mutiya Sari juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat terlaksana.
Selain mengedepankan olahraga dan silaturahmi, dr. M. Yusuf turut mengajak para peserta dan perusahaan yang terlibat untuk lebih memperhatikan kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU).
Ajakan tersebut disampaikannya dengan pantun yang mengundang suasana hangat dari para peserta.
«“Makan pisang di petang hari, pisang merah diberi hijau. Mau ikut Turnamen Mutiya Sari, jangan lupa lakukan MCU,” ucapnya.»
Ia kemudian menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan tersebut dapat dilakukan di RSU Mutiya Sari.
«“Memang syaratnya lakukan MCU, tapi MCU-nya harus di Mutiya Sari,” ujarnya, disambut suasana hangat para peserta.»
Di akhir sambutannya, dr. M. Yusuf mewakili panitia dan seluruh karyawan-karyawati RSU Mutiya Sari menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun kesalahan.
Ia juga berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan jumlah peserta yang semakin besar serta keterlibatan perusahaan yang semakin luas.
Pihak RSU Mutiya Sari turut memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang selama ini telah mempercayakan pemeriksaan kesehatan atau MCU karyawannya kepada RSU Mutiya Sari.
«“Semoga turnamen seperti ini dapat kita laksanakan untuk tahun-tahun berikutnya dengan jumlah peserta yang semakin besar. Dan tentu pilihan teman-teman perusahaan yang melakukan MCU di Rumah Sakit Mutiya Sari kami apresiasi sebesar-besarnya,” tutupnya.»
----------------------------------------------------------
Dirut PT Mutiya Sari Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan
Sementara itu, Direktur Utama PT Mutiya Sari, dr. Leo Pratama Agung, MARS, dalam sambutannya mengaku bangga melihat antusiasme dan besarnya partisipasi seluruh peserta dalam Mudiasari Cup Unity III.
Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa Mudiasari Cup Unity telah menjadi salah satu agenda yang tidak hanya dinantikan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan.
«“Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting. Di lapangan kita bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi di luar lapangan kita tetap bersaudara. Kompetisi boleh berlangsung sengit, namun rasa hormat, kerja sama, dan kebersamaan harus selalu menjadi pemenang,” ujarnya.»
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik, serta kepada para sponsor dan seluruh pihak yang memberikan dukungan sehingga Mudiasari Cup Unity III dapat terselenggara lebih meriah.
Kepada seluruh peserta, dr. Leo mengajak agar turnamen dijadikan sebagai ajang untuk menunjukkan karakter terbaik dengan mengedepankan disiplin, sportivitas, keselamatan, serta menghormati keputusan wasit.
«“Bermainlah dengan disiplin, hormati keputusan wasit, jaga keselamatan diri dan lawan, serta tampilkan permainan yang berkualitas dan sportif,” pesannya.»
Ia berharap melalui Mudiasari Cup Unity III dapat tumbuh semangat persatuan, gaya hidup sehat, serta kolaborasi yang semakin kuat di tengah masyarakat.
“Selamat bertanding kepada seluruh tim. Tunjukkan kemampuan terbaik, raih prestasi dengan cara yang terhormat, dan jadikan kebersamaan sebagai kemenangan terbesar,” katanya.
Sebelum menutup sambutannya, dr. Leo juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan almarhum Haji Aseman, yang kebetulan pada hari tersebut bertepatan dengan hari kelahirannya, dengan membaca Surah Al-Fatihah.
Ajakan tersebut menjadi penutup rangkaian sambutan sekaligus mengingatkan bahwa Mudiasari Cup Unity III bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, kepedulian, dan kebersamaan.











