TEKS FOTO : PEMETINTAH DESA BULUH MANIS GELAR MUSRENBANG RKP 2027 DAN USULAN RKP 2028, CAMAT TEKANKAN ASPIRASI MASYARAKAT DAN PROGRAM PRIORITAS
BATHIN SOLAPAN — Pemerintah Desa Buluh Manis,Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 serta Daftar Usulan RKP Desa Tahun 2028, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Buluh Manis tersebut dihadiri Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Kasi PMD, Ramona Weka Denata,Korcam P3MD,dan PD,Kepala Desa Buluh Manis Legimun sekdes Buluh Manis,Ka KUA Bathin Solapan, H.Surianto,beserta perangkat desa,Ketua BPD, Masrianto,LMPD,-ketua RT/RW, kepala dusun, tokoh masyarakat, para kepala UPTD serta unsur terkait lainnya. Bhabinkamtibmas Buluh Manis.
Musrenbangdes menjadi forum untuk menghimpun, membahas dan menentukan skala prioritas berbagai aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan perencanaan pembangunan Desa Buluh Manis.
Dalam sambutannya,Kepala Desa Buluh Manis Legimun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta berpartisipasi dalam pelaksanaan Musrenbangdes.
“Atas nama Pemerintah Desa Buluh Manis, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu sekalian yang telah berkenan hadir memenuhi undangan kami dalam rangka pelaksanaan Musrenbang Desa,” ujar Legimun.
Menurutnya,kehadiran masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam proses perencanaan pembangunan. Sebab, pembangunan yang baik harus diawali dengan perencanaan yang baik dan disusun berdasarkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
Legimun juga membuka ruang bagi seluruh peserta untuk memberikan kritik, saran dan masukan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Kami tidak pernah menutup diri terhadap kritik dan saran. Justru kami sangat mengharapkan kritik, saran, dan masukan yang membangun agar ke depan kami dapat menjalankan pemerintahan desa dengan lebih baik, lebih maksimal, serta sesuai dengan amanah yang telah diberikan kepada kami,” katanya.
Ia menjelaskan, berbagai program yang telah disusun Tim Penyusun RKP Desa merupakan rangkuman dari usulan yang sebelumnya disampaikan masyarakat. Namun, tidak seluruh usulan dapat direalisasikan sekaligus karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas pembangunan.
“Melalui forum Musrenbang Desa inilah kita bersama-sama dapat membahas, memberikan masukan, menentukan prioritas, serta menyepakati program dan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Legimun berharap seluruh tahapan Musrenbangdes dapat berlangsung secara terbuka, kekeluargaan dan penuh semangat kebersamaan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis meskipun kondisi anggaran masih menghadapi berbagai keterbatasan.
“Kita tidak boleh pesimis. Kita harus tetap optimis dan terus berusaha. Mari kita bersama-sama berdoa agar pada tahun 2028 kondisi perekonomian dan kemampuan pembangunan kita semakin baik, sehingga semakin banyak aspirasi masyarakat yang dapat diwujudkan,” tuturnya.
Di sela-sela sambutannya, Legimun turut menyampaikan pantun:Jalan-jalan ke Kota Rembang,Jangan lupa membeli manggis.Mari kita ikuti Musrenbang dengan tenang,Demi Buluh Manis yang semakin maju dan harmonis.
Sementara itu,Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy mengajak seluruh peserta Musrenbangdes tetap bersemangat dalam menyampaikan sekaligus mengawal aspirasi masyarakat.
Menurutnya,Musrenbangdes merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan desa. Aspirasi yang dihimpun mulai dari tingkat RT, dusun hingga desa diharapkan menjadi dasar dalam menentukan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Walaupun di benak Bapak Ibu ada rasa pesimis atau pemikiran bahwa kegiatan ini akan jauh dari apa yang kita usulkan, tetapi yakin dan percayalah, namanya rezeki itu tidak berpintu. Apabila seperti yang Pak Kades sampaikan tadi, insyaallah usulan Bapak Ibu di tahun 2027 ini akan dilaksanakan di tahun 2028,” ujarnya.
Muhammad Rusydy berharap kondisi APBD Kabupaten Bengkalis ke depan semakin membaik sehingga berbagai aspirasi masyarakat yang telah dihimpun dapat direalisasikan secara bertahap.
Ia juga meminta seluruh usulan masyarakat direkap dan didata dengan baik. Dokumentasi tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus acuan dalam perencanaan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.
Dalam kesempatan itu, Camat memberikan apresiasi kepada para ketua RT/RW dan kepala dusun yang selama ini menjadi ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat.
“Bapak Ibu-lah yang mulai merangkum apa-apa saja yang diinginkan oleh masyarakat di tempat tinggal ataupun wilayah Bapak Ibu masing-masing. Tentunya ini bukan pekerjaan yang mudah,” katanya.
Program Prioritas Harus Didahulukan
Muhammad Rusydy menyebut kondisi efisiensi anggaran saat ini menuntut pemerintah desa lebih selektif dalam menentukan program pembangunan.
Karena itu, program yang bersifat prioritas harus didahulukan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Harus memikirkan bagaimana hal-hal yang prioritas terlebih dahulu agar roda pemerintahan desa tetap berjalan. Kita harus menyeimbangkan program pemberdayaan dan program infrastruktur sehingga sedikit banyaknya bisa mengakomodir permintaan masyarakat kita,” jelasnya.
Camat juga meminta para kepala UPTD yang hadir untuk menyampaikan program-program dari masing-masing perangkat daerah. Hal tersebut dinilai penting agar pemerintah desa dan masyarakat mengetahui program yang tersedia, sehingga usulan pembangunan dapat disesuaikan dengan program pemerintah daerah.
“Karena di sini ada Kepala UPT, tentunya ada program-program yang selama ini belum kita ketahui secara menyeluruh. Kami minta nanti satu per satu Kepala UPT menyampaikan programnya, termasuk mungkin kegiatan yang telah diusulkan dan masuk dalam RKA tahun ini,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Muhammad Rusydy berharap Musrenbangdes turut mengakomodir program pemberdayaan masyarakat, peternakan dan pertanian.
Camat Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan
Di luar pembahasan pembangunan, Camat Bathin Solapan juga mengingatkan seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama menghadapi kondisi cuaca yang mulai panas dan kering.
Ia meminta para ketua RT/RW dan kepala dusun terus mengingatkan masyarakat yang memiliki lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Alhamdulillah tahun ini memang tidak ada di kecamatan kita dan tidak ada di desa kita, tetapi kita harus tetap bersama-sama berkomitmen untuk saling mengingatkan dan saling menjaga,” katanya.
Menurutnya, apabila terjadi kebakaran lahan, dampaknya akan menjadi tanggung jawab bersama dan membutuhkan penanganan dari berbagai pihak.
Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan menjaga lahan masing-masing serta mengingatkan keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Musrenbang untuk Kepentingan Bersama
Muhammad Rusydy menegaskan, keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi merupakan kondisi yang harus dihadapi bersama. Ia mengajak masyarakat tetap optimistis dan menjadikan kondisi tersebut sebagai proses yang harus dilalui bersama.
“Mungkin di hal-hal yang tersulit ini apabila kita mampu melaluinya, insyaallah mungkin kita akan kuat di tahun akan datang. Kalau tahun ini saja kita mampu melaluinya, apabila nanti di tahun 2027 keadaan sudah normal, mungkin lebih baik lagi Desa Buluh Manis yang sama-sama kita cintai,” tuturnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat bermusyawarah untuk menentukan program yang benar-benar menjadi prioritas dan dibutuhkan masyarakat secara luas.
“Hasil ini dapat kita menentukan hal-hal yang prioritas, yang betul-betul diinginkan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan kepentingan kelompok dan pribadi,” tegasnya.
Camat juga mengajak pemerintah desa, BPD, RT/RW, tokoh masyarakat dan seluruh unsur terkait untuk bersama-sama bertanggung jawab terhadap proses pembangunan Desa Buluh Manis.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Muhammad Rusydy kemudian secara resmi membuka Musrenbangdes Desa Buluh Manis Tahun 2027.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2027 secara resmi kami nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Buluh Manis berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat terhimpun secara terarah dan menjadi dasar dalam menetapkan program pembangunan yang bertahap, tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Sejumlah Ka UPT terkait juga di berikan kesempatan untuk menyampaikan program unggulanya di dalam musrenbangdesa tersebut.














