Cepat Tanggap,Bupati Labuhanbatu Pastikan Status Kependudukan Keluarga Jainul Bahri hingga Jamin Pendidikan Anak
RANTAU PRAPAT – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bergerak cepat menyikapi kondisi keluarga Jainul Bahri Siregar, warga Padang Bulan, Rantauprapat, yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kisahnya viral di media sosial.
Jainul Bahri Siregar diketahui pernah tinggal di Provinsi Riau. Dalam kondisi tersebut, ia bersama keluarganya belum memiliki dokumen administrasi kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Kondisi itu turut berdampak terhadap akses pendidikan anak-anaknya. Tiga anak Jainul Bahri, masing-masing berusia 11, 9, dan 7 tahun, diketahui sebelumnya belum mengenyam pendidikan formal.
Menyikapi persoalan tersebut, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, setelah memperoleh informasi dari Ketua PWI Labuhanbatu Erni M. Hasibuan, SE, MM, langsung menunjukkan respons dengan menginstruksikan jajaran terkait, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Pendidikan (Disdik), untuk memberikan pendampingan dan membantu menyelesaikan administrasi kependudukan keluarga Jainul Bahri.
Langkah tersebut dilakukan agar keluarga Jainul memperoleh kepastian status kependudukan sehingga dapat mengakses berbagai layanan dasar pemerintah, termasuk layanan pendidikan bagi anak-anaknya.
Selain memastikan penyelesaian administrasi kependudukan, Bupati Labuhanbatu juga memberikan jaminan pendidikan bagi ketiga anak Jainul. Pemerintah daerah memastikan ketiganya mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan sesuai jenjang usianya.
“Pemerintah daerah harus hadir ketika ada masyarakat yang menghadapi persoalan administrasi maupun kesulitan mendapatkan pelayanan dasar. Anak-anak harus mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan,” tegas Bupati.
Bupati Labuhanbatu juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua PWI Labuhanbatu yang telah memberikan informasi terkait kondisi keluarga tersebut.
“Terima kasih kepada Ketua PWI yang telah peduli dengan kondisi dan keadaan masyarakat Labuhanbatu. Dari informasi ini menandakan beliau juga peduli dengan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu,” ujarnya.
Respons tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan, khususnya dalam pemenuhan hak dasar administrasi kependudukan dan pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar proses administrasi keluarga Jainul berjalan dengan baik dan ketiga anaknya dapat mengikuti pendidikan.
Status Kependudukan Telah Selesai
Ditemui secara terpisah, Ketua PWI Labuhanbatu Erni M. Hasibuan membenarkan adanya perhatian pemerintah daerah terhadap keluarga Jainul Bahri.
Erni mengatakan, kondisi keluarga Jainul memang membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak demi menjamin kesejahteraan mereka.
“Demi jaminan kesejahteraan,” ucap Erni.
Ia juga menyampaikan bahwa proses administrasi kependudukan keluarga tersebut saat ini telah selesai.
“Saudara Jainul sudah sah menjadi warga Labuhanbatu,” katanya.
Terkait pendidikan anak-anak Jainul, Erni menyebutkan ketiganya telah mendapatkan akses pendidikan sebagaimana mestinya.
“Bupati juga memberikan fasilitas jemputan untuk pulang sekolah terhadap salah satu anak Jainul yang mengenyam pendidikan di SKB Kampung Baru,” jelasnya.
Erni menambahkan, informasi mengenai kondisi keluarga Jainul awalnya diperoleh dari Ketua GRIB Labuhanbatu, Putra Lubis. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Sementara itu, Jainul Bahri Siregar menyampaikan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.
“Terima kasih Ibu Bupati yang telah mengurus status kependudukan kami dan sekolah anak kami. Semoga Ibu Bupati sehat selalu,” pungkas Jainul.












