Pemkab Labuhanbatu Gelar Rapat Forum CSR 2026, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan
LABUHANBATU- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun 2026 bersama para mitra pembangunan se-Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data dan Karya, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (6/4/2026).
Rapat tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, didampingi Asisten II Setdakab, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta dihadiri perwakilan perusahaan dan pelaku dunia usaha yang beroperasi di wilayah Labuhanbatu.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jamri menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran pembangunan masih belum sebanding dengan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2026/2027. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimal dalam meningkatkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat kolaborasi dengan mitra pembangunan, khususnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR.
Ia menjelaskan, dokumen RKPD non-APBD Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada pihak perusahaan sejak Oktober 2025 telah mendapat respons positif, ditandai dengan dukungan dari sejumlah perusahaan.
“Melalui forum ini, kita akan menyepakati dukungan kegiatan kolaboratif tahun 2026 sekaligus merumuskan rencana prioritas tahun 2027 yang bersumber dari dana TJSL/CSR, guna mendukung pencapaian target prioritas pembangunan daerah secara bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan daerah, antara lain peningkatan layanan kesehatan dan kualitas pendidikan, penguatan layanan publik dan perlindungan sosial, pengembangan perekonomian berbasis potensi dan inovasi daerah, serta pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, ketahanan pangan, dan mitigasi bencana.
Ia juga berharap forum ini dapat mendorong partisipasi aktif dunia usaha dalam memberikan masukan serta kontribusi nyata terhadap langkah-langkah strategis pembangunan daerah.
“Kami berharap adanya sinergi yang semakin kuat, sehingga berbagai permasalahan pembangunan dapat diatasi secara bersama melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para peserta yang dipimpin oleh Asisten II Setdakab.













