Teks foto : Kantor Koperasi Harmonis
SELATPANJANG, kabarlintasriau.com – Koperasi Harmonis menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan dan perlindungan kerja ribuan buruh yang menggantungkan hidup di sektor industri sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Sektor sagu hingga kini masih menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Kepulauan Meranti. Mulai dari penebang pohon sagu di hutan, perakit tual sagu yang mengangkut hasilnya menggunakan kapal pompong, hingga para buruh yang bekerja di kilang-kilang sagu, seluruhnya memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
Di tengah sorotan terkait pemenuhan hak dan kesejahteraan buruh di kilang sagu milik pengusaha yang tergabung dalam Koperasi Harmonis, pihak koperasi akhirnya memberikan penjelasan mengenai komitmen mereka terhadap para pekerja.
Pengurus Koperasi Harmonis, Aan, saat dikonfirmasi media pada 27 Oktober 2026, menegaskan bahwa kesejahteraan buruh menjadi salah satu perhatian utama pengurus koperasi.
“Para buruh itu adalah aset kami. Mulai dari kesehatan, makan mereka, dan lain-lain, itu adalah prioritas utama. Hal tersebut selalu kami bicarakan dalam setiap rapat pengurus,” ujar Aan.
Ia menjelaskan, salah satu bentuk kepedulian koperasi terhadap para pekerja adalah memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
“Bentuk kepedulian kami dari pengurus Koperasi Harmonis adalah memastikan setiap buruh memiliki jaminan kerja. Seluruh buruh itu kami masukkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja,” ungkapnya.
Menurut Aan, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pengurus koperasi terhadap para buruh yang bekerja di kilang-kilang sagu milik pengusaha anggota Koperasi Harmonis.
Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja diharapkan memperoleh perlindungan sesuai program yang diikuti, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja serta memperoleh manfaat jaminan hari tua sesuai ketentuan yang berlaku.
Aan menegaskan, komitmen terhadap kesejahteraan buruh harus menjadi perhatian bersama, mengingat para pekerja merupakan bagian penting dari keberlangsungan industri sagu di Kepulauan Meranti.
“Itu adalah komitmen kami sebagai pengurus Koperasi Harmonis. Kesejahteraan buruh tidak boleh diabaikan,” tutupnya.
(Karim)












