Salurkan Honorarium RT/RW Juni 2026,Pj Kades Suryati Tekankan Sinergi dan Pendataan Warga Tepat Sasaran. Ikut Mendampingi Kasi Pemerintahan,Kurniawan Saputra.
BATHIN SOLAPAN – Penjabat (Pj.) Kepala Desa Simpang Padang, Suryati, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait pendataan warga dan penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.
Ajakan tersebut disampaikan Suryati dalam pertemuan bersama para Ketua RT dan RW yang digelar di Aula Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Senin (26/10/2026). Kegiatan itu sekaligus dirangkai dengan penyaluran honorarium RT/RW untuk Juni 2026 bagi pengurus lingkungan se-Desa Simpang Padang.
Dalam arahannya, Suryati menegaskan bahwa RT dan RW merupakan ujung tombak pemerintah desa yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi program pemerintah, menampung aspirasi masyarakat, membantu pelayanan administrasi, serta melaporkan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, program pemerintah desa tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dari para pengurus lingkungan.
“Apapun program yang kami laksanakan, tanpa bantuan Bapak dan Ibu, khususnya Ketua RT dan RW, tentu tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, kita harus bersinergi dan bekerja sama agar program pemerintah desa dapat tersampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi aktif antara RT, RW, dan pemerintah desa, terutama dalam membantu pengurusan dokumen administrasi serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.
Selain itu, para Ketua RT dan RW diminta proaktif menyampaikan informasi mengenai kondisi warga, terutama masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, masalah kesehatan, maupun persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Tekankan Pendataan Warga dan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Suryati menyoroti pentingnya keakuratan data masyarakat sebagai salah satu dasar dalam menentukan penerima bantuan sosial. Menurutnya, ketidaksesuaian data dengan kondisi sebenarnya berpotensi menyebabkan bantuan tidak diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Ia mengingatkan bahwa masih ada kemungkinan warga yang kondisi ekonominya relatif mampu tercatat sebagai penerima bantuan, sementara masyarakat yang lebih membutuhkan justru belum terakomodasi.
Oleh karena itu, peran RT dan RW sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah desa memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi sosial dan ekonomi warga di wilayah masing-masing.
“Kalau ada masyarakat yang mengalami kesulitan, silakan laporkan terlebih dahulu melalui RT, kemudian dikoordinasikan dengan RW dan pemerintah desa. Dengan adanya laporan, kami bisa mengetahui kondisi warga dan mengambil langkah yang diperlukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa tidak selalu dapat mengetahui secara langsung seluruh persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, laporan dan koordinasi sejak dini sangat penting agar setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti.
Suryati juga berharap persoalan warga dapat disampaikan melalui jalur komunikasi yang tepat tanpa harus menunggu hingga menjadi perhatian luas di media sosial.
Dorong Kepedulian Sosial dan Respons Cepat
Dalam pertemuan tersebut, Suryati turut menekankan pentingnya kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan perhatian, termasuk masyarakat yang mengalami sakit, kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, atau menghadapi kendala administrasi kependudukan.
Ia mengajak para pengurus lingkungan untuk tidak ragu menyampaikan persoalan warga kepada pemerintah desa. Apabila suatu masalah belum mendapatkan penyelesaian di tingkat RT atau RW, koordinasi lanjutan perlu segera dilakukan agar dapat dicari solusi bersama.
Menurutnya, komunikasi yang baik tidak hanya membantu mempercepat pelayanan, tetapi juga mencegah kesalahpahaman antara pengurus lingkungan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar setiap informasi yang mengatasnamakan instansi atau pejabat tertentu dikonfirmasi terlebih dahulu melalui saluran resmi sebelum ditindaklanjuti.
“Koordinasi itu sangat penting agar tidak terjadi miskomunikasi. Kami berharap RT dan RW dapat terus bekerja sama dengan pemerintah desa demi kepentingan masyarakat,” pesannya.
Melalui pertemuan sekaligus penyaluran honorarium tersebut, Pemerintah Desa Simpang Padang berharap hubungan kerja sama dengan para Ketua RT dan RW semakin erat. Dengan sinergi yang kuat, pendataan masyarakat diharapkan semakin akurat, pelayanan publik semakin efektif, serta penyaluran bantuan sosial dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Suryati menegaskan bahwa dukungan para pengurus lingkungan merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan pemerintah desa yang responsif, peduli, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(Redaksi Kabar Lintas Riau)



















