Teks foto : Camat Mandau Riki Rihardi Tutup STQ ke-51 Tingkat Kecamatan Mandau Tahun 2026
MANDAU – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-51 Tingkat Kecamatan Mandau Tahun 2026 resmi ditutup oleh Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., pada Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut sebelumnya dibuka pada Sabtu (17/10/2026).
Dalam sambutannya, Camat Mandau menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena Pemerintah Kecamatan Mandau tetap dapat menyelenggarakan STQ ke-51 hingga penutupan, meskipun pemerintah daerah saat ini masih menghadapi dampak efisiensi anggaran.
Menurutnya, pelaksanaan STQ merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Mandau.
“Kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu semua, serta adik-adik peserta STQ, ada dua waktu terbaik untuk membaca Al-Qur’an, yaitu sebelum waktu fajar dan sebelum matahari terbit. Perbanyaklah membaca Al-Qur’an pada waktu tersebut. Insyaallah, seluruh permasalahan dan kegelisahan kita akan dipermudah oleh Allah Azza wa Jalla,” ujar Riki Rihardi.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan STQ tetap dilaksanakan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Selain menjadi ajang seleksi bagi para peserta, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
“Kami juga perlu menyampaikan bahwa kegiatan STQ ini tetap kita laksanakan demi kebahagiaan seluruh masyarakat Kecamatan Mandau. Kami berharap STQ ini dapat memperkokoh dan memperteguh keimanan kita kepada Allah Azza wa Jalla, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di Kecamatan Mandau yang kita cintai ini,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan STQ ke-51 ini, Pemerintah Kecamatan Mandau berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
Penutupan STQ ke-51 Tingkat Kecamatan Mandau Tahun 2026 menjadi momentum untuk terus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mewujudkan masyarakat Mandau yang religius, harmonis, dan menjunjung tinggi persatuan.












