Bupati Labuhanbatu Lepas 22 Calon Mahasiswa Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo
LABUHANBATU — Sebanyak 22 putra-putri terbaik Kabupaten Labuhanbatu mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Momen tersebut ditandai dengan pemberian bantuan pendidikan sekaligus pelepasan calon mahasiswa oleh Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., di Aula Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Selasa (6/10/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Bupati Maya Hasmita menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kesempatan yang diraih para calon mahasiswa untuk menimba ilmu di salah satu universitas Islam tertua dan terkemuka di dunia tersebut.
Menurutnya, keberangkatan ke Mesir bukan sekadar perjalanan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, serta membawa nama baik keluarga dan Kabupaten Labuhanbatu di kancah internasional.
“Ini adalah hal yang luar biasa. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berangkat dan menimba ilmu di Mesir,” ujar Bupati Maya.
Bupati berpesan kepada para calon mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia meminta mereka belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik diri, keluarga dan daerah, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru selama berada di negeri orang.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga dan daerah. Jadikan kesempatan ini sebagai bekal untuk kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Al-Azhar Centre Kabupaten Labuhanbatu, Dr. H. Rendi Fitra Yana, Lc., M.Hi., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu bersama Baznas yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi bentuk perhatian terhadap generasi muda Labuhanbatu, khususnya dalam membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir.
Ia berpesan kepada para calon mahasiswa agar senantiasa menjaga niat dan tujuan dalam menuntut ilmu. Pendidikan di Al-Azhar, katanya, hendaknya tidak semata-mata ditujukan untuk memperoleh gelar, tetapi juga menjadi sarana memperdalam ilmu, memperluas wawasan dan membentuk pribadi yang berakhlak mulia.
“Manfaatkan kesempatan belajar di Al-Azhar dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya mengejar gelar, tetapi jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para calon mahasiswa agar tidak melupakan daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama di Mesir diharapkan dapat dibawa pulang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Labuhanbatu.
“Jangan lupakan Labuhanbatu. Kembalilah suatu saat nanti dan abdikan ilmu yang telah diperoleh untuk masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Mewakili para calon mahasiswa, Ufairoh Sarumpaet menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu serta seluruh pihak yang telah membantu perjalanan pendidikan mereka.
Ia mengajak seluruh calon mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan, serta menjadikannya sebagai momentum untuk meraih cita-cita sekaligus mengharumkan nama Labuhanbatu.
Pemberian bantuan pendidikan dan pelepasan tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Rektor Universitas Al Washliyah (Univa) Labuhanbatu, para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala OPD, Ketua Baznas, Ketua Muhammadiyah Labuhanbatu, perwakilan Kemenag Labuhanbatu serta para orang tua calon mahasiswa.
Keberangkatan 22 calon mahasiswa tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi muda Labuhanbatu yang berilmu, berkarakter dan memiliki kepedulian untuk kembali membangun daerah.
Hal tersebut sejalan dengan semangat mewujudkan “Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa Menata Kota.”












