Resmi Dibuka,Camat Bathin Solapan Dorong Semangat Peserta STQ di Tengah Efisiensi Anggaran
BATHIN SOLAPAN — Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat Kecamatan Bathin Solapan resmi dibuka. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, S.STP., M.Si., mendorong seluruh peserta tetap semangat mengikuti rangkaian seleksi dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam.
Hal itu disampaikan Muhammad Rusydy dalam sambutannya pada pembukaan STQ Kecamatan Bathin Solapan. Ia menegaskan, perubahan skema pelaksanaan dan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk melunturkan semangat dalam mengembangkan syiar Islam di seluruh desa.
"Walaupun tahun ini ada skema yang berubah dan kondisi efisiensi anggaran, saya berharap ini tidak melunturkan syiar agama Islam kita untuk terus menyebarkan ke seluruh desa yang ada di Kecamatan Bathin Solapan," ujarnya.
Camat juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bathin Solapan pada tahun ini. Menurutnya, keberadaan Sekcam sangat membantu jalannya roda pemerintahan sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) di tingkat kecamatan.
"Sekarang Kecamatan Bathin Solapan telah memiliki Sekcam yang secara otomatis menjadi Ketua LPTQ Kecamatan. Alhamdulillah ini sangat membantu, karena kurang lebih dua tahun saya tidak memiliki Sekcam," katanya.
Menurut Muhammad Rusydy, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan kegiatan LPTQ dan STQ. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menghentikan pembinaan generasi Qur'ani.
Ia berharap proses seleksi dapat melahirkan qari dan qariah terbaik serta generasi Qur'ani yang mampu membawa nama Kecamatan Bathin Solapan ke tingkat Kabupaten Bengkalis, nasional, bahkan internasional.
"Kami yakin dan percaya anak-anak kami bisa nantinya mewakili nama Kecamatan Bathin Solapan. Tahun ini saja sudah ada kiprah dari Bathin Solapan sampai ke tingkat nasional. Ini harus menjadi acuan dan motivasi bagi anak-anak dan adik-adik kita," tuturnya.
Baru 9 Desa yang Mengirim Peserta
Dalam kesempatan tersebut, Camat Muhammad Rusydy juga menyoroti tingkat partisipasi desa dalam pelaksanaan STQ tahun ini. Dari 13 desa yang ada di Kecamatan Bathin Solapan, baru sembilan desa yang mengirimkan peserta.
Ia berharap empat desa yang belum berpartisipasi dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan keagamaan dan turut mengirimkan peserta pada kegiatan-kegiatan berikutnya.
"Saya berharap seluruh desa bisa ikut berpartisipasi. Bukan karena kami mempermasalahkan kondisi masing-masing desa, tetapi inilah kebersamaan kita," katanya.
Menurutnya, keterlibatan seluruh desa penting agar proses seleksi berlangsung objektif dan transparan.
"Saya ingin semuanya fair. Kalau seluruh desa mengirimkan peserta, tidak ada lagi omongan bahwa Pak Camat main comot sana, comot sini. Hal seperti itu yang ingin kami hindari," tegasnya.
Ia juga mengingatkan para kepala desa agar tetap memberikan perhatian terhadap pembinaan LPTQ di tingkat desa, meskipun pemerintah desa saat ini harus melakukan penyesuaian anggaran akibat kebijakan efisiensi.
Camat meminta pemerintah desa dapat mengalokasikan anggaran secara cermat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa setiap penggunaan anggaran tetap harus dapat dipertanggungjawabkan.
"Walaupun kondisi kita harus mengikat pinggang dan mengecilkan perut, roda pemerintahan desa harus tetap berjalan maksimal. Pandai-pandailah mengkondisikan dan mengalokasikan dana, karena apa yang kita lakukan tetap menjadi tanggung jawab dan tetap akan diperiksa," ujarnya.
MTQ Kabupaten Digelar di Bantan
Muhammad Rusydy juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Bengkalis direncanakan berlangsung pada pertengahan November mendatang di Kecamatan Bantan.
Pihak Kecamatan Bathin Solapan, kata dia, akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para kafilah yang nantinya terpilih mewakili kecamatan di tingkat kabupaten.
Ia berharap prestasi yang telah diraih peserta asal Bathin Solapan hingga tingkat nasional dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya.
Bahkan, ia berharap ke depan Kecamatan Bathin Solapan mampu memiliki qari atau qariah tingkat nasional yang berasal dari daerah tersebut.
"Kalau tahun depan kita menggelar MTQ tingkat kecamatan, mudah-mudahan kita tidak perlu mengundang qari nasional dari luar karena kita sudah memiliki qari nasional yang berasal dari Kecamatan Bathin Solapan," harapnya.
68 Peserta dari 9 Desa
Kepada seluruh peserta STQ, Camat berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti proses seleksi. Ia juga meminta peserta yang belum berhasil lolos agar tidak berkecil hati karena masih terdapat kesempatan pada ajang berikutnya.
"Jangan kecil hati apabila nanti tidak lolos seleksi ini, karena masih ada kesempatan-kesempatan yang lain. Apa pun keputusan Dewan Hakim dan Majelis Hakim, mari kita terima dengan lapang dada," pesannya.
Pelaksanaan STQ Kecamatan Bathin Solapan tahun ini diikuti sebanyak 68 peserta dari sembilan desa. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 200 peserta.
Meski demikian, pihak kecamatan berharap 68 peserta yang mengikuti seleksi tahun ini mampu menjadi putra-putri terbaik yang nantinya membawa nama Kecamatan Bathin Solapan di berbagai tingkatan.
Di akhir sambutannya, Muhammad Rusydy menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim dan Majelis Hakim yang telah meluangkan waktu untuk melakukan penilaian terhadap para peserta.
"Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Dewan Hakim dan Majelis Hakim yang telah meluangkan waktu, terlebih di hari libur, untuk memberikan penilaian kepada anak-anak kami. Mudah-mudahan segala pengorbanan dan pengabdian ini mendapat pahala yang berlipat ganda," pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Bathin Solapan Desy Susanty, Kepala KUA Kecamatan Bathin Solapan H. Suprianto, Ketua MUI Kecamatan Bathin Solapan Ustaz Abdul Kholik, Ketua LPTQ, jajaran panitia STQ, para kepala desa dari sembilan desa peserta, dewan juri dan dewan hakim, para undangan serta seluruh peserta STQ.















