Perkuat Program Sekolah Rakyat, Ketum TP PKK Salurkan Bantuan bagi Siswa dan Guru di Biak Numfor
BIAK NUMFOR – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, menyalurkan berbagai bantuan kepada siswa dan guru Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (1/8). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan yang disalurkan meliputi 45 paket sembako bagi para guru Sekolah Rakyat, 88 tumbler untuk para siswa sebagai bagian dari kampanye penggunaan produk ramah lingkungan, serta penyerahan simbolis KTP elektronik pemula kepada dua perwakilan siswa.
Penyerahan bantuan dilakukan bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam rangkaian acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor. Pada kesempatan tersebut, Tri juga mengajak para siswa membiasakan penggunaan tumbler guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Bersama para tamu undangan, ia turut melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Dalam keterangannya, Mendagri menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat lahir dari kepedulian Presiden terhadap anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara layak. Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk hadir bagi anak-anak terlantar sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.
Mendagri mengungkapkan bahwa dirinya mendapat penugasan langsung dari Presiden untuk mengoordinasikan pemerintah daerah dalam menyiapkan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan aset-aset pemerintah yang belum dimanfaatkan agar dapat difungsikan sebagai lokasi penyelenggaraan pendidikan.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat akan dibangun dengan desain yang seragam di seluruh Indonesia serta dilengkapi fasilitas asrama, ruang kelas, ruang guru, dan lapangan olahraga. Program tersebut ditujukan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh pendidikan yang layak.
"Diharapkan anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat ini memperoleh pendidikan yang baik sehingga ke depan memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya," ujar Mendagri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat Niken Tomsi beserta jajaran pengurus TP PKK Pusat, Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra beserta istri, Ketua DPRD Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Biak Numfor.












