masukkan script iklan disini
Teks foto : Menkeu Sri Mulyani Menghadiri Konferensi Pers Terkait Produk Domestik Bruto
JAKARTA - 6 Nopember 2023, saya menghadiri konferensi pers terkait Produk Domestik Bruto (PDB) Q3 beserta Stimulus Fiskal yang dipimpin oleh Pak airlangga Hartarto di kantor beliau.
Penting bagi kita untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus menerus dihadapkan pada ketidakpastian global. Mulai kenaikan harga beras akibat El Nino, dinamika pasar keuangan global, hingga tensi geopolitik di Palestina. Semua berdampak bagi perekonomian dunia."kata Sri Mulyani.
Pada kesempatan ini saya sampaikan juga beragam respon kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global, perlambatan ekonomi Tiongkok, serta dampak dari El Nino.
Salah satu yang sangat dirasakan oleh beragam lapisan masyarakat adalah kenaikan harga beras yang meningkat cukup tajam dalam 6 bulan terakhir. Menghadapinya, pemerintah akan coba lunakkan melalui kerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan juga bulog untuk memastikan suplai atau pasokan beras terjaga sampai musim tanam dan panen yang akan datang.
Selain itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) juga menjadi cara pemerintah menjaga daya beli masyarakat. Sebanyak 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan sebesar Rp200.000,00 per bulan dengan total anggaran sebesar Rp7,52 T.
Kedua, percepatan penyaluran program Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui weekend banking untuk menopang pertumbuhan di tengah peningkatan suku bunga. Realisasi KUR s.d. September 2023 ini mencapai Rp177,5 T dari target sebesar Rp297 T. Extra effort diperlukan untuk mencapainya.
Lalu, dukungan bagi rumah komersial. Dukungan ini berupa pemberian PPN DTP bagi rumah dengan harga s.d Rp2 M. Selain itu, terdapat dukungan Bantuan Biaya Administrasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebesar Rp4 juta per rumah hingga Desember 2024.
Serta, dukungan rumah masyarakat miskin sebesar Rp20 juta per rumah melalui program Rumah Sejahtera Terpadu, Ini merupakan beberapa langkah-langkah yang pemerintah tempuh untuk terus menjaga laju pertumbuhan perekonomian. Meskipun perekonomian global sedang penuh riuh, kita harus tetap bertumbuh."tutupnya.
Dari Konferensi Pers Produk Domestik Bruto Kuartal ke-III Tahun 2023












